Pemilu zaman
sekarang
Sebelum pemilihan kepala desa
para calon mencari orang-orang yang pro dengan mereka. Mereka biasanya meminta
bantuan kepada seorang kyai untuk membantunya dalam hal pemilu ini. Di desa
saya masih berlaku cara itu dan masih banyak yang menggunakan suap kepada
warga. Padahal, setahu saya pemilu yang demokratis itu tidak memakai cara
curang seperti itu. Para calon harus sudah siap menang atau kalah dalam hal
ini.
Sebelum beliau jadi kades
beliau membuat janji untuk kemajuan desa dimasa yang akan datang. Janji yang
telah diutarakan yaitu menghidupkan organisasi yang sudah lama punah, memajukan
bidang pertanian dan pembangunan, serta memajukan REMAS yang ada didesa ini.
Dan setelah saya mewawancarai salah satu perangkat desa
ini, beliau mengatakan bahwa apa yang telah dijanjikan oleh kades telah
terbukti adanya. Semua kegiatan yang ada didesa ini berjalan dengan lancar.
Pemerintahan kades yang sekarang lebih baik daripada yang kemarin. Karena yang
kemarin itu hanya mengumbar janji yang tidak terbukti semuanya.
Program yang dilakukan oleh
beliau yaitu dengan membangun jalan raya, selokan air, yang seharusnya
diperbaiki. Dan melayani warganya dengan sebaik-baiknya. Menjaga keamanan desa
ini dengan cara menyuruh petugas keamanan desa untuk ronda tiap malam. Karena tidak
semua kades bisa bijaksana seperti beliau. Masih banyak para pejabat diluar
sana yang hanya mementingkan kehidupan pribadinya daripada masyarakatnya. Dan
masih banyak juga yang tidak perduli dengan rakyat kecil, mereka seenaknya
memperlakukan rakyat kecil.
Karena itu lah para pejabat Indonesia janganlah anda
memakan harta orang miskin, walaupun itu hasil keringat anda sendiri. Tetapi,
dalam harta itu masih terdapat haknya orang miskin dan anak yatim. Sadarlah
anda, jangan hanya korupsi yang anda lakukan...!!
Ingatlah akan azab Allah
yang akan turun..!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar